2019 adalah

Seperti juga rakyat jelata lainnya, 2019 adalah tahun bagi saya adalah tahun yang penuh timbul dan tenggelam. Seru dan sedih. Madu dan racun. Pedang dan bunga. Secara khusus, saya dapat katakan bahwa 2019 adalah tahun yang puitis untuk saya. Begitulah. Banyak pekerjaan terkait puisi yang terjadi di tahun ini. Jika tampilan #Bestnine2019 dipenuhi oleh algoritmaLanjutkan membaca “2019 adalah”

'syair-syair sekedar mengingatkan' (2019) – yoshi fe

#SekedarMengingatkan Terbitnya kumpulan puisi saya yang pertama, ‘Syair-syair Sekedar Mengingatkan’ oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU) adalah sebuah kelegaan yang luar biasa. Proses pengumpulan dan penyusunan yang lama ((males banget sih lo nyet)) dan lain-lain semakin membuat saat pertama buku ini tersedia di toko menjadi sangat gimanaaa gitu. Hahahaha. Aku tak tahu harus berbuat apa,aku bikinkanLanjutkan membaca “'syair-syair sekedar mengingatkan' (2019) – yoshi fe”

“kakak-kakak poetry komersial”, buat edo wallad, farhanah, waraney rawung

Minggu ketiga bulan Januari 2019. “Ada pesta di toko yang harus selesai sebelum kiamat” di Kios Ojo Keos. Acaranya adalah ngobrol puisi bareng Edo Wallad “Pesta Sebelum Kiamat”, Farhanah “Masuk Toko Keluar Di Tokyo” dan Waraney Herald Rawung “Ada Propaganda Cinta Yang Harus Selesai Sore Ini” which is, which are adalah teman-teman saya. Itu adalah judul-judul buku puisi mereka dalam rangkaian PujanggaLanjutkan membaca ““kakak-kakak poetry komersial”, buat edo wallad, farhanah, waraney rawung”