“kakak-kakak poetry komersial”, buat edo wallad, farhanah, waraney rawung

Minggu ketiga bulan Januari 2019. “Ada pesta di toko yang harus selesai sebelum kiamat” di Kios Ojo Keos. Acaranya adalah ngobrol puisi bareng Edo Wallad “Pesta Sebelum Kiamat”, Farhanah “Masuk Toko Keluar Di Tokyo” dan Waraney Herald Rawung “Ada Propaganda Cinta Yang Harus Selesai Sore Ini” which is, which are adalah teman-teman saya. Itu adalah judul-judul buku puisi mereka dalam rangkaian PujanggaLanjutkan membaca ““kakak-kakak poetry komersial”, buat edo wallad, farhanah, waraney rawung”

indonesia!

Indonesia adalah pantai yang membiru nelayan six-pack menjaring dan gunung yang menjulangi sungai-sungai kecil gadis mandi. Rezim silih berganti. Sedih melihat lubang-lubang emas dikeruk bangsa asing atau lahan hutan hijau disikat monokultur kelapa sawit bangsa sendiri, atau yang lainnya masih banyak tentu saja. Lihat kapitalis pribumi, namaku bento hari ini. Amati kaum miskin rasis, ditingkahiLanjutkan membaca “indonesia!”

#eksisterus dengan #366shots

Apa pertimbangan kamu dalam membeli smartphone terbaru? Dari total responden, 136 orang menjawab Harga, 174 orang menjawab Tampilan dan Bentuknya, dan 511 orang menjawab Fiturnya. Itu menurut infografik. Jadi yang utama adalah fiturnya. Buat apa telepon pintar yang mahal tapi fiturnya tak lengkap atau malah bikin ribet. Sekali lagi, jadi yang utama adalah fiturnya. Kalo buat saya, fitur yangLanjutkan membaca “#eksisterus dengan #366shots”

lewat djam malam (1954) – nonton 1954 di 2012

Lewat Djam Malam (1954) Sutradara: Usmar Ismail Cerita: Asrul Sani Produser: Usmar Ismail, Djamaluddin Malik Pemeran: Dhalia, AN Aclaff, Netty Herawati, Bambang Hermanto Berkat kicauan beberapa rekan di timeline saya dengan tanda pagar #LewatDjamMalam, berangkatlah saya dan @onengan ke bioskop untuk nonton film ‘Lewat Djam Malam’ produksi 1954. Di tahun 2012, adalah sebuah kesempatan yang langkaLanjutkan membaca “lewat djam malam (1954) – nonton 1954 di 2012”

ujung kulon! peucang, handeuleum, cibom, cigenter, & badak yang sembunyi

Saatnya kita ke Taman Nasional Ujung Kulon. Masak orang Indonesia, orang Jakarta belum pernah ke Ujung Kulon. Taman Nasional yang menurut buku pelajaran Sekolah Dasar, adalah tempat perlindungan bagi Badak Jawa. Pada suatu akhir pekan, saya dan rekan-rekan sekantor berencana untuk pergi ke sana. Berjumlah dua puluhan orang, kami berangkat menuju Ujung Kulon dengan bisLanjutkan membaca “ujung kulon! peucang, handeuleum, cibom, cigenter, & badak yang sembunyi”

@feistmusic. feist. jakarta. indonesia. 2012. keren.

Dari banyak karya musik dari pertengahan tahun 2000-an yang menurut saya keren adalah Sigur-Ros, Feist, dan Interpol. Malam tadi saya berhasil nonton Feist secara langsung. Yes. Optimistik untuk Interpol. Looking forward for Sigur Ros. Dan, saya ulangi. Malam tadi saya berhasil nonton Feist secara langsung. Yes. Feist. Beliau sungguh adalah perempuan canggih musisi multi talenta.Lanjutkan membaca “@feistmusic. feist. jakarta. indonesia. 2012. keren.”

banda naira; singgah di potongan sejarah yang indah

Ke kepulauan yang wangi bunga pala, tempat beberapa pejuang bangsa diasingkan. Sesuai dengan apa yang tertera di tiket yang telah kami pegang, dapat dipastikan bahwa pagi itu pada pukul 06:30 WIT, pesawat Nusantara Buana Airways (NBA) dari Bandara Pattimura Ambon, tujuan Banda Naira akan berangkat dengan estimasi perjalanan selama satu jam. Kami akan berangkat keLanjutkan membaca “banda naira; singgah di potongan sejarah yang indah”