jelajahi delhi (bag.4 dari 4): tips jalan-jalan di capital city of acha-acha-nehi-nehi

4 argo autorickshaw bajaj delhi

Tips-tips yang  bisa saya bagi setelah pengalaman ke sana, antara lain,

  • Transport – Pelajari dengan baik lajur Metro dan bis. Autorickshaw aslinya pakai argo, namun dengan turis jarang mau. Cari referensi ongkos yang wajar sebagai acuan menawar. Mereka juga selalu menawarkan toko kolega mereka. Nego dengan kepala dingin. Untuk mobil sewa dalam ataupun luar kota, disarankan menggunakan kolega dari hotel, karena lebih terjamin daripada agen yang kita datangi di tepi jalan. Tegas dan berani bilang tidak harus selalu kita lakukan.
  • Akomodasi- Untuk yang lebih nyaman, carilah hotel di kawasan Connaught, untuk yang lebih bernuansa backpackers, Kawasan Paharganj dan Arakahsan bisa jadi pilihan.

  • Jangan pakai baju ketat – Untuk berhati-hati, pakailah baju yang sopan dan sedikit longgar. Gunakan rok/celana di bawah lutut, karena pada umumnya wanita India juga berpakaian demikian. Untuk mereka malah lengan dan bagian perut dibiarkan terbuka dalam pakaian Sari. Ini perbedaan ‘aurat’. Ikuti saja untuk kenyamanan dan keamanan kita sendiri.
  • Perempuan disarankan pergi minimal dengan satu teman ke Delhi – Dalam menjelajahi kota terutama di tempat umum, perempuan disarankan untuk selalu tampak serius dan tegas. Disarankan juga untuk tidak menggantungkan kamera di leher di mana-mana atau membuka lebar peta petunjuk di tempat umum. Itu menjadi petunjuk jelas bahwa kita turis. Dan mereka akan siap merayu dengan segala daya upaya untuk belanja di toko tertentu yang akan memberikan komisi bagi mereka. Jangan pergi ke tempat gelap kalau malam, apalagi tempat sepi.
  • Basa-basi warga, ujungnya komisi- Melihat kita yang tampak orang asing, mereka akan usaha gigih untuk menjual dagangan / paket perjalanan mereka. Ketenangan dan kesabaran diperlukan di sini. Supir auto-ricksaw dan taksipun juga demikian. Kalau mereka menolak mengantarkan kita langsung ke tujuan kita, apa boleh buat kita cari saja kendaraan lain. Tolak saja dengan sopan tapi tegas. Tolak tanpa senyuman, mereka kemudian akan menyerah. Waspada akan copet harus selalu kita lakukan, tapi ‘gangguan’ orang yang usaha mencari komisi yang selalu ada.
  • Nonton Bioskop atau Bollywood show di Theater of Dreams – Nonton Bioskop di India, di negeri Bollywood adalah pengalaman yang sangat unik. Umumnya tanpa terjemahan Inggris, namun alur ceritanya mudah ditebak dan dimengerti. Kalau ada budget lebih, nonton Kabaret Bollywood live show di Theater of Dreams bisa jadi pilihan pengalaman yang wow.
  • Belanja – Tips belanja utama adalah banding-banding harga sebelum membeli harus dilakukan sebagai panduan menawar harga. Kecuali jika toko tersebut memasang harga pas, tentunya. Untuk yang suka buku, di India murah harganya. Literatur klasik berbahasa Inggris bisa didapatkan di india hanya 30%-40% dibanding harga buku impor di Jakarta. Satu catatan penting lainnya adalah toko-toko umumnya baru buka jam 10 pagi dan mulai tutup jam 8 malam.

(Tulisan ini dengan hasil suntingan yang berbeda telah terbit sebagai artikel di Majalah Annisa, edisi Mar-Apr 2015.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s