ignite jakarta yang pertama

Kita memang senang berbagi.

Ini ada acara namanya Ignite, pertama kali dilaksanakan di Jakarta. Di acara beberapa orang berbagi dalam format presentasi.

Presentasi? Ah … pasti membosankan.

Yang ini (mungkin) tidak begitu. karena setiap pembicara dibatasi waktu presentasinya hanya dengan 20 slides yang masing-masing ditayangkan hanya 15 detik, jadi totalnya tiap presentasi hanya berdurasi lima menit saja.

Tepat lima menit saja.

Nah jika begitu syaratnya, kreatifitas masing-masing pembicara diuji. Presentasi kecepatan tinggi pasti seru. Dan yang lebih seru lagi, presentasi tiap kota akan di streaming atau paling tidak di arsip agar bisa ditonton oleh orang-orang di belahan dunia lainnya.

Ignite pertama digagas oleh Brady Forrest dan Bre Pettis. Ignite telah tumbuh menjadi ajang kopdar di mana kutubuku di berbagai belahan dunia dengan ide-idenya masing masing dapat waktu lima menit untuk berbagi.  Di tahun ini Ignite goes global, 1-5 Maret 2010 dimana dalam kurun waktu lima hari tersebut 72 Ignite dilaksanakan di berbagai kota dari enam benua. Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, Australia dan Afrika. Dihadiri oleh kurang lebih 12.000 orang. Entrepreneur, kutubuku maya, para pelaku dunia kreatif, hobi, dan lain-lain.

Selain Ignite, forum-forum berbagi yang telah hadir di negeri kita antara lain; Fresh (Freedom of Sharing), Pecha Kucha, Tedx, Barcamp, Roti Fresh, dan lain-lain.

“Enlighten us, but make it quick.”

Pembicara di Ignite Jakarta kali ini, (menurut urutan tampil) adalah:

Ramya Prajna
Mengenai forum-forum berbagi global yang telah hadir di Jakarta misalnya Ignite (tentu saja) Twestival, Barcamp, dan Facebook Developer Garage yang diorganisirnya bersama teman-teman sebagai usaha menghadirkan Indonesia di peta social media dunia.

Arief R
berbagi mengenai hobinya mengambil foto di kehidupan sehari-hari dengan perangkat telepon genggam pintarnya (iPhone, dalam hal ini) Ia dan @andiraa berinisiatif membuat komunitas aifonografi untuk orang-orang berhobi fotografi dengan perangkat sama. Mampirlah ke blognya, One Day One Photo

Aulia Masna
Sebagai mbahnya pengguna Twitter di Indonesia, yang bersama Retno Nindya menggagas Jakarta Twitter User Group, Aulia berbagi ilmu mengenai bagaimana mempresentasikan ide. Bahwa pesan itu lebih penting dari kemasannya.

Pandji Pragiwaksono
Dengan gayanya yang seru (ya iyalah penyiar radio, presenter, rapper pula) ia berbagi pandangannya mengenai bagaimana menghargai produk gratisan. Mampirlah ke blognya

Kuncoro
Sebagai tuan rumah, (beliau bekerja untuk Telkom, lokasi diadakannya acara) ia berbagi mengenai produk-produk Telkom, antara lain Indigo yang dibuat untuk mendukung kreativitas di Indonesia.

Tika Banget
Perempuan yang blognya populer ini bercerita tentang Lost. Beberapa bulan silam ia sempat membuat heboh orang-orang yang mengenalnya karena ia ketinggalan pesawat di Jerman, dan membuat panik Iman Brotoseno yang pergi dengannya waktu itu. oh, ternyata ia menikmati Getting Lost. Ndoyok, kata orang Jogja.

Amis Boersma
Perempuan yang lahir dari ibu orang Indonesia dan bapak orang Belanda ini membagi pandangan unik dari kacamatanya mengenai bagaimana orang Indonesia memandang waktu dan efisiensi waktu.

Niko Radityo
Beliau yang bekerja untuk MacWorld Indonesia berbagi mengenai e-book, mengenai bagaimana teknologi yang puluhan tahun silam hanya ada di film fiksi ilmiah, sekarang dan di masa depan akan menjadi bagian yang lebih tak terpisahkan dengan kehidupan sehari-hari.

Ilya Alexander
Dengan gaya yang casual ia bercerita tentang pentingnya peran orang tua dalam pengenalan anak dengan Internet. Bagaimana orang tua harus berinteraksi dengan anak yang telah lahir dengan segala perangkat telekomunikasi canggih bersamanya. Simak presentasi lengkapnya di http://bit.ly/ignite-ialexs

Pitra Satvika
Sang pawang Media Ide, ia menyambung topik yang diusung oleh Arief. Ia berbagi mengenai inisiatif #365shots dimana siapa saja bisa membuat satu foto setiap hari selama setahun untuk dipasang dan dilihat online. Penamaan #365shots di twitter untuk memudahkan orang mencari kumpulan foto tersebut. Mampirlah ke akunnya di 365 project.

Petho Warman
Dengan sederhana dan kocak, ia berbagi mengenai pengalamannya menambah berat badan (cerita sehari-hari yang selalu menjadi bahan obrolan makan siang). Sesuatu yang membuat ia lebih menghargai proses.

Istirahat Sepuluh Menit

Ina Wahid
Putri bungsu Gus Dur berbagi mengenai inisiatif membuat yayasan untuk pendidikan anak muda.

Dondi Hananto
Ia berbagi tentang pentingnya berbagi dengan sesama, tetapi dengan penekanan usaha-usaha yang produktif dari sisi penerima bantuan. Daripada kita memberikan ikan untuk makan, lebih baik kita berikan kail untuk memancing. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan ke situs Sahabat Foundation

Iwel Wel
Komedian yang tampil di televisi dalam acara-acara parodi politik ini berbagi mengenai pilihan hidupnya menjadi komedian dan bagaimana ia menjalani prosesnya.

Deden PH
Ia mewakili IndoPacific Edelman, berbagi mengenai Steve Rubel, pelaku media sosial ternama dari Amerika yang akan hadir di Jakarta. Ia akan berbagi pengalaman dan pandangan mengenai perkembangan media sosial. Acara akan diselenggarakan pada tanggal 22 Maret. Untuk mendaftar menjadi peserta acara ini (gratis) silahkan mendaftar

Blood For Life
Ini adalah sebuah komunitas yang bertujuan memudahkan kita saat membutuhkan donor darah, apalagi untuk beberapa golongan darah yang cukup langka misalnya AB rhesus positif. Inisiatif yang sangat bermanfaat bagi sesama. dipresentasikan oleh @JustSilly

Daniel Tumiwa
Ia berbagi mengenai ID Digital Act, bahwa perkembangan dunia digital secara global maupun lokal membuat forum Aktivis Digital menjadi perlu untuk menyikapi perkembangan teknologi dan melindungi pihak-pihak yang mungkin terlanggar haknya akibat perkembangan tersebut.

Anantya
Salah satu dari dua ujung tombak Think Web ini bercerita tentang kegemarannya akan ukuran metrik dan pengukuran, dari masalah tata busana, tata boga, sampai tata daring, maksudnya ukuran-ukuran dan analisis sebuah situs. banyaknya pengunjung situs setiap hari, dari mana saja, dan lain-lain.

Ligwina Hananto
Beliau berbagi mengenai pentingnya investasi. bahwa Rp 200.000 hari ini bisa berkembang menjadi berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar dalam hitungan tahunan. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan ke QMFinancial

Yoris Sebastian
Ia berbagi mengenai kegembarannya untuk berbeda telah membawanya berprestasi dalam dunia kreatif. Bahwa kegagalan itu biasa dalam perjalanan karir. Bahwa ide yang cemerlang harus tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kemampuan. Think outside of the Box and Execute inside the box.

Arbain Rambey
Fotografer kawakan yang bekerja untuk harian Kompas ini bercerita mengenai fotografi perjalanan. Budaya dan Alam. Ia berbagi mengenai banyak hal, misalnya saja bahwa beberapa fotonya adalah berkat ia selalu siap dengan kameranya untuk membidik hal-hal unik atau kejadian yang tidak biasa.

Dan … presentasi-presentasi itu seru-seru ternyata.

Maaf, jika belum lengkap dan informasinya terbatas, maklum saja pembicaranya saja ada dua puluh orang. kalau ada bisa tambahkan informasinya mohon bantuannya🙂

http://ignitejakarta.com

http://mashable.com/2010/03/01/global-ignite-week/

12 thoughts on “ignite jakarta yang pertama

  1. salam kenal mas yoshife😀
    saya izin link ke postingan ini ya..

    kebetulan dateng event ignite juga dan nulis tentang itu di blog tapi belum lengkap🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s