rapat kabinet; ke laut aja?

yoshi kabinet indonesia

Baru-baru ini susunan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Kedua diumumkan oleh SBY sebagai Presiden RI. Sebelum nama-nama anggota kabinet tersebut diumumkan secara resmi, berlangsung serangkaian fit and proper test yang diakhiri oleh tes kesehatan para calon menteri tersebut. Ketika muncul nama-nama yang masuk nominasi, masyarakat luas, termasuk kucing-kucing garong di dekat rumah saya mulai kasak-kusuk mengenai kepatutan dan kepantasan calon-calon menteri tersebut menduduki posisi yang diramalkan. Si A terlalu dekat dengan Oom Sam lah, si B terlalu banyak punya ini lah, si C kurang pintar lah, dan lain sebagainya.

Kemudian muncul kesangsian-kesangsian terhadap kinerja maksimal kabinet yang terpilih. Ikuti cuplikan obrolan yang berhasil saya curi dengar di bawah ini;

X:  “Apa bisa kabinet ini bekerja dengan baik?”

Y:  “Jangan apriori dulu. Kita beri kesempatan. Kita awasi sebaik-baiknya kinerja mereka dalam seratus hari pertama masa tugas mereka.”

X: “Kalau belum baik juga?”

Y: “Kita awasi mereka dalam seratus hari kedua.”

X: “Kalau tak ada perkembangan?”

Y: “Kita beri kesempatan lagi di seratus hari ketiga.”

X: “Grrrrrr…” (sfx: suara pegas melenting)

Saya ucapkan selamat bekerja yang sebaik-baiknya wahai para menteri. Selamat menikmati perjalanan pagi yang lancar tanpa macet berarti ke kantor setiap hari dengan mobil mewahmu berkat iringan motor polisi dan jip dalam kota berwarna hitam dengan sirene meraung-raung; merayu warga biasa untuk memberi jalan.

Wahai para pengguna Twitter. Anggota kabinet ini, yang saya ketahui punya akun adalah @boediono, sang Wakil Presiden RI dan @tifsembiring, sang Menteri Komunikasi dan Informasi. Mungkin menteri-menteri lainnya menyusul punya akun Twitter; mungkin juga tidak. Saya tidak tahu betul apakah kedua @boediono maupun @tifsembiring nge-tweet sendiri, atau di tweet-kan oleh ajudannya atau oleh ghost twitter. Tapi saya senang mengikuti tweet mereka.

Saya mengikuti tweet @boediono sejak masa kampanye pilpres 2009. Pada saat itu semua kandidat pasangan presiden dan wapres punya agen twitternya masing-masing. JK-Wiranto punya,  SBY-Boediono punya dua malah, dan Megawati Prabowo punya juga.  Dari semua tweet itu, yang paling manusiawi, nyata dan bersahabat adalah @boediono. Seakan seperti semboyan “tweet yang kamu dapat, langsung dari PC/laptop/mobile aku.” Sementara itu, tweet capres cawapres lain tidak terasa seperti tweet dari seseorang, melainkan seperti dari robot RSS feed atau segerombolan orang yang membela mati-matian pemilik akun tersebut.

Jika ditilik dari tanggal post pertama tweet dari @tifsembiring, ia baru mulai nge-tweet pada malam sebelum pengumuman Kabinet. Dalam waktu yang relatif singkat tersebut, dapat disimpulkan bahwa ia orang yang suka berpantun. Dengan berlapang dada ia terima sindiran karikatural kenyataan dirinya terpilih jadi Menkominfo dan kebijakan yang diambilnya.

Dalam beberapa hari ke depan, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Kedua akan melakukan Sidang kabinetnya yang perdana. Rapat itu akan dilaksanakan di Bina Graha, di lingkungan Istana Merdeka. Kabinet ini mestinya merasa sangat bersyukur dengan tempat rapat yang demikian nyaman, karena beberapa waktu sebelumnya Kabinet Maladewa harus melakukan rapat kabinet di bawah laut.

Yah, sepertinya ini adalah rapat kabinet yang pertama kali dilakukan di bawah laut; lengkap dengan catatan rapat dan juga tabung oksigen. Dalam foto terlihat bahwa Presiden Maladewa Mohamed Nasheed memimpin rapat kabinet yang dihadiri oleh para menteri kabinetnya. Menurut ramalan para ahli, berkat pemanasan global, dalam waktu kurang dari seratus tahun beberapa kepulauan dengan ketinggian di atas permukaan laut kurang dari tiga meter di Samudra Hindia (yang kita sebut sebagai Samudra Indonesia itu lho), termasuk Kepulauan Maladewa akan lenyap tenggelam ditelan Samudra Hindia. Saat di bawah laut mereka menandatangani satu dokumen sebelum Konferensi Perubahan Iklim Dunia di Copenhagen bulan Desember 2009, yang meminta seluruh negara mengurangi emisi karbon.

20090506-underwater-office

Dengan seruan untuk perbaikan lingkungan hidup yang tertelan riuh belantara baja beton, kabar burung, dan gemuruh mesin kendaraan, kapan waktunya Kabinet Indonesia melakukan rapat di dasar samudra? Mudah-mudahan tidak dalam waktu dekat.

One thought on “rapat kabinet; ke laut aja?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s