zero zero u.f.o.

yoshi ufo

Pertengahan Oktober ini, UFO datang kembali ke bumi. Melalui pesan langsung instant messenger, banyak teman yang mengajak saya membaca berita dan melihat video rekaman peristiwa kemunculan UFO di Moskow itu. Lalu saya sempatkan membuka tautan ke video UFO Moskow tersebut. Dan ternyata, video tersebut memang  menggugah rasa ingin tahu, di langit yang mendung gelap terdapat lingkaran putih seperti donat raksasa yang bercahaya di angkasa.

ufo moscow

Lalu UFO mampir juga ke Jakarta, entah UFO yang sama dengan yang sebelumnya datang ke Moskow atau UFO yang lain. UFO sedang melayang-layang di sekitar apartemen di kawasan Jakarta. Dan seseorang berhasil mengabadikan kejadian tersebut. Kita tahu bahwa Jakarta adalah kota yang aneh. Penuh dengan kejadian aneh yang dilakukan orang-orang aneh. Mungkin saja alien dari UFO itu ingin melakukan kajian geografis secara aerial, untuk kemudian mengamati perilaku warga Jakarta secara sosiologis dan antropologis. Walahualam. Dan ramailah orang mengabadikan kejadian tersebut di media sosial; lalu masuk ke situs berita daring; lalu ke koran; bahkan ke televisi? Hebat juga ini UFO bisa masuk TV.

Meteor anyone?

Hal ini mengingatkan saya dengan beberapa produk budaya berkaitan dengan UFO. Semasa Sekolah Dasar saya ingat bahwa edisi UFO dari serial buku ilmu pengetahuan berilustrasi menjadi rebutan teman-teman sekelas. Setelah selesai membaca, topik UFO itu menjadi bahasan yang hangat saat waktu istirahat yang hanya 15 menit itu. Saat dalam perjalanan di dalam kota masa itu pula, saya duduk di bangku belakang mobil Kijang karoseri sementara Bapak dan Ibu duduk di depan. Menerawang pandangan saya ke langit di waktu malam; sekonyong-konyong saya melihat sekelebatan cahaya merah melesat panjang sekejap di angkasa. Wah itu UFO, batin saya. Atau bukan? Mungkin pula itu hanya pantulan cahaya lampu jalanan di kaca jendela mobil. Mungkin juga memang itu UFO, yang hanya dapat tertangkap mata anak kecil, seperti juga makhluk halus sering dirasakan kehadirannya oleh anak kecil sementara orang dewasanya hanya bertanya-tanya. UFO menjadi fenomena yang menarik untuk dialami dan diceritakan sebagai topik hangat dengan rekan-rekan. UFO menjadi simbol ketidakmampuan kita memahami misteri alam semesta.

Pada paro awal 90-an. Alien mewabah di Jakarta, kali ini mereka datang dengan merek garmen mereka, Alien Workshop. Ya. Mode pakaian ala gedombrongan mereka banyak dipakai generasi muda dan generasi menolak tua pada masa itu. Celana-celana yang pendek tidak, panjangpun tidak. Tapi yang jelas berukuran ekstra leber. Harganya tidak sangat mahal, namun tidak juga bisa dikatakan murah. Jangan takut, untuk mereka yang ingin bergaya seperti itu namun secara finansial tak mampu membelinya, tetap tersedia merek palsunya yang KW2.

alien workshop

Fenomena UFO mengingatkan saya kepada lagu Zero Zero UFO milik jagoan punk Amerika, The Ramones. Lagu yang tidak populer, memang. Fenomena UFO juga mengingatkan saya kepada Spaceman milik Babylon Zoo, yang sangat populer pada pertengahan tahun 90-an. Babylon Zoo mengemas lagu tersebut sedemikian misterius, megah, cadas dan berdansa. Lengkap dengan kostum berwarna keperakan. Kemanakah ia sekarang? Mungkin sedang bersantai di satu sudut London, sambil memasang video serial X-Files berulang-ulang, mencari inspirasi yang tak kunjung tiba.

Bagaimana dengan ET? Siapa belum pernah menonton ET? Sepertinya saya harus menyakskannya sekali lagi, karena saya lupa ceritanya, kecuali tentang Drew Barrymore yang masih balita, dan sekelompok anak-anak yang dapat bersepeda di udara. Ingat Mars Attacks! Ketika Tim Burton mengingatkan pentingnya ilmu terjemahan dalam berkomunikasi dengan orang Mars. Ingat Contact, ketika Jodie Foster mencoba berkomunikasi dengan alien dan menemukan kenyataan yang sangat tak terduga. Dan juga tentunya District 9, dimana alien yang mampir di bumi terkondisi menjadi ras yang terpinggirkan.

Kemudian muncul berita bahwa foto UFO di Jakarta itu hanyalah isapan jempol belaka. Foto UFO yang di Jakarta itu memanipulasi foto apartemen di Jakarta dengan ditempelkan dengan gambar penampakan UFO di Amerika beberapa waktu sebelumnya. Entah kenapa,  Hoax selalu saja muncul, yang menimbulkan pertanyaan, yang menimbulkan ketakutan, bahkan yang menimbulkan kepanikan.  Yah, namanya juga manusia, selalu saja tergoda untuk iseng. Jangan-jangan Tuhan pun sering iseng.

Zero-zero UFO. Ada yang bilang bahwa UFO itu hanyalah karya orang iseng. Mungkin saja sih, ada orang yang iseng mengaku diculik alien. Yang hobi fotografi mempertajam keahilannya dalam manipulasi foto sambil mengaku-aku memotret UFO. Tapi siapa yang dengan rajinnya membuat pola-pola simetris berukuran raksasa di ladang-ladang gandum Amerika dan Inggris?

giant jellyfish crop circle invades oxfordshire

Ada juga yang bilang bahwa UFO dan alien adalah manifestasi lain dari kaum jin yang iseng. Yah, saya hanya percaya hanya ada satu jin, yaitu Levi’s. Tapi karena harga Levi’s yang asli semakin lama semakin tak terjangkau, saya beralih ke Lee Cooper atau Lois. Banyak sekali orang yang percaya UFO, bahwa ada spesies lain yang menghuni planet  di luar planet Bumi.

Setidaknya kehadiran UFO dengan bentuknya yang aneh-aneh itu memacu ahli-ahli fisika dan aeronautika untuk menarik urutan logika dari dapat terbangnya benda-benda yang berbentuk tidak lazim dan semakin mempertajam ilmu. UFO juga memberikan alternatif ide cerita dan sudut pandang pada dunia hiburan.

Do you believe in UFO?

One thought on “zero zero u.f.o.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s