mbah surip dalam tiga pokok pikiran

mbah surip telah pergi mendahului kita. pada saat saya memulai tulisan tentang #mbahsurip ini, tv-tv swasta sedang getol-getolnya menayangkan berita tentang mbah surip. saat ini juga, warga masyarakat yang biasanya memutar lagu-lagu st12 “kamu, kamu, kamu” atau wali “ibu-ibu, bapak-bapak” keras-keras di rumahnya tanpa perduli tetangga, memutar “tak gendong” berulang-ulang.

mbah surip adalah sebuah fenomena. lewat data internet yang terukur, hari meninggalnya mbah surip adalah hari di mana lalu-lintas server detik.com tercatat paling padat dalam sejarah detik.com. setelah dunia twitter mulai dikenal luas di indonesia karena #indonesiaunite, #mbahsurip meluncur lebih lancar menjadi topik paling trendi di twitter pada hari meninggalnya mbah surip.

berikut ini adalah tiga pokok pikiran tentang mbah surip dalam ingatan saya.

1.
saya pertama kali bertemu dengan mbah surip (dengan meninggalnya beliau, ini juga jadi kali terakhir) beberapa tahun lalu. pada masa itu, mbah surip belum di kenal luas secara nasional. saya mengenalnya sebagai salah satu seniman musik reggae yang sering menghabiskan waktu di kawasan bulungan. saat itu, ia adalah musisi yang mencampur musik reggae dengan lirik dan gaya komedi dalam penampilannya. di kalangan yang tidak bisa dibilang luas, ia terkenal dengan ujaran khasnya, “i love you full”
waktu itu, saya menemuinya di lobi stasiun televisi tempat saya bekerja . ketika saya sedang asyik bekerja di kubikal saya, saya mendapat panggilan telepon dari resepsionis lantai tempat saya bekerja. katanya, “ini ada mbah surip, dia kepengen ketemu bagian kreatif”. ya saya bekerja sebagai staf kreatif di bagian produksi, untuk sebuah acara televisi untuk segmen ibu-ibu. saya sudah tahu sosok mbah surip waktu itu. saya menemuinya. ia adalah sosok yang nyentrik dengan rambut gimbalnya dan baju warna-warni. ia waktu itu berniat mengorbitkan grup musik cucu-cucunya sebagai bintang tamu di acara tempat saya bekerja.
“band anak-anak ini sangat berbakat dan bagus untuk jadi bintang tamu”, kata mbah surip berpromosi.
“umurnya kisaran berapa?”, tanya saya.
“dari sembilan tahun sampai 15 tahun kurang lebih” tambahnya.
saya berpikir keras, terjepit antara desakan mbah surip dan syarat-syarat minimal konten acara saya. produser saya menekankan bahwa talenta yang bisa tampil di acara ibu-ibu tersebut haruslah istimewa, spektakuler, gak biasa, dan fenomenal. singkat cerita, rating lah yang jadi dewa. sementara saya pandang waktu itu band cucu-cucu mbah surip sebagai band yang tidak istimewa. well, kalau istimewa, pastilah sudah meledak dan terkenal waktu itu. singkat cerita, gak rating. mbah surip waktu berbincang dengan saya adalah orang yang serius dan tidak bercanda seperti dia di panggung. saya menerima pemberian cd rekaman tersebut, dengan janji akan memperdengarkannya kepada produser saya dan pembawa acara saya yang terkenal di jagad raya sebagai orang yang mood-moodan. setelah penyerahan cd tersebut, mbah surip pamit dan silam. akhirnya saya menyerahkan cd tersebut kepada produser dengan sedikit kata pengantar dari saya. bisa saya duga, wajahnya berkerut menerima cd tersebut, tanda konten tersebut belum layak ditayangkan saat itu.

saya selalu ingat kejadian itu sewaktu menonton penampilan atau video klip mbah surip, sambil turut bersenang bahwa ada saatnya mbah surip menikmati kesuksesan nasional.

2.
lagu ‘tak gendong’ mbah surip tahun 2009 mencengangkan saya.
ternyata lagu ‘tak gendong’ telah diciptakan beberapa belas tahun sebelumnya dan telah dirilis beberapa tahun sebelumnya. sepertinya lagu tersebut belum mendapatkan momentumnya waktu pertama kali di rilis tahun 2004. nah, pada tahun 2009 nampaknya seorang produser mendapatkan lagu itu dan merilis ulangnya karena menganggap lagu itu dapat diorbitkan dengan tingkat ke-catchy-an tinggi lewat jalur ring back tone.

video ‘tak gendong’ mbah surip tahun 2009 mencengangkan saya. video untuk mbah surip yang belum terlalu terkenal dengan peran pendukung orang besar-besar seperti ladya cheryl, desta, fauzi baadila, dll. konsep yang menarik. video ini menempatkan tokoh mbah surip sebagai hantu yang muncul seperti di film-film horor asia, yang tak luput di copy paste oleh film-film horor nasional yang membuat seakan-akan semua daerah atau jalan punya hantu yang legendaris.

di bagian akhir video itu, mbah surip duduk di atas pot taman sambil tersenyum, dan kemudian menghilang perlahan-lahan. dalam hati kecil saya ada perasaan was-was. sedikit banyak manusia janganlah bermain dengan hantu-hantuan. jangan-jangan ini sudah waktunya mbah surip.

3.

pernyataan belasungkawa presiden untuk mbah surip mencengangkan saya. ia membuat pernyataan belasungkawa yang ia bacakan sendiri dalam sebuah jumpa pers di istana. ini mencengangkan saya, mengapa? karena saya tidak ingat sang presiden mengucapkan salam khusus waktu chrisye atau suzzanna wafat misalnya. tanpa mengecilkan karya mbah surip, tingkat keterkenalan dan pengaruh kedua chrisye dan suzzanna jauh di atas si mbah. kenyataan bahwa presiden membuat jumpa pers mengenai kematian mbah surip mungkin disebabkan karena moment kematian mbah surip adalah moment yang penting bagi bangsa indonesia (setidaknya bagi presiden republik indonesia saat ini). atau, mungkin juga presiden sedang create a diversion, salah satu taktik yang saya ingat dalam permainan komputer airborne rangers beberapa belas tahun silam.

sudoku to haiku – aug 4, 2009 (hommage to mbah surip)

goodguy mbah surip
i love you full, gone too soon
wish you a safe trip

1202 04082009

6 thoughts on “mbah surip dalam tiga pokok pikiran

  1. Wow, thanks for the posting Yoshi, very insightful. Satu lagi media frenzy disumbangkan oleh *tertunduk malu* TVOne yg menayangkan pernikahan putri beliau secara langsung selama beberapa jam semalam, selayaknya national event lain spt Bom Kuningan atau quick count pilpres. Sebuah fenomena yg merefleksikan monster industrialisasi media & politik. wehey ;p

  2. Aku suka judulnya, dalam pokok pikiran itu lho… Mengingatkan pada karya-karya cendekiawan jaman 45 atau yang semacamnya🙂

  3. kalo yg nomer 3 mah bisa2an aja pak presiden itu mah. namanya juga politik kosmetik, makan dipoles makin sip, hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s