Lewati navigasi

Arsip Tag: kaskus

Yah demikian, judul tulisan ini udah lumayan menjelaskan.

Di media sosial Indonesia beberapa kali foto atau berita berkaitan dengan Polisi dipampangkan. Ada berita berita tentang surat tilang slip merah dan slip biru. Ada gambar beberapa perempuan berbaris sambil menunduk, di depan bangunan dengan tulisan, “Melindungi dan Melayani”, semboyan yang adalah milik Polisi Republik Indonesia. Ada juga pernah muncul seorang berpakaian mirip polisi yang mengendarai sepeda motor mirip dengan yang dikendarai polisi sambil terlihat memegang dan memandangi sesuatu yang dia pegang itu; diduga keras itu adalah telepon seluler. Para komentator mengungkapkan bahwa polisi yang seharusnya menjadi panutan berkendara yang baik dan benar malah tertangkap kamera sibuk dengan HP-nya di atas motornya yang sedang berjalan.

Anda pasti ingat, beberapa waktu silam kita ramai-ramai meributkan Evan Brimob, gara-gara tulisannya di Facebook yang menghujat warga sipil. Memang pada dasarnya kita senang hujat-menghujat, ramailah warga Twitter pada waktu itu menghujat balik dengan hashtag #EvanBrimob.

Baca Lebih Lanjut »

Tiba-tiba semua orang menggunakan gelang karet dg lempeng plastik berwarna kilat logam ditengahnya. Ok, mungkin tidak semua orang, tetapi coba lihat sekitar. …  Sudah? Banyak sekali kan? Tua muda, laki perempuan, cakep gak cakep, kaya miskin, tukang ketik, tukang rombeng, tukang daging, sampai tukang korup semua pakai Power Balance.

Ngomong-ngomong gelang karet, jadi ingat fenomena gelang karet lainnya yang terjadi beberapa tahun silam. Kalau gak salah, kira-kira tahun 2005-an. Tiba-tiba saja semua orang (paling nggak, yang saya lihat di Jakarta kota Metropolitan) pakai gelang karet. Ada yang merah, ada yang biru, ada yang kuning, ada yang jambon, berupa-rupa warna. Pada awalnya, waktu itu, gelang dengan suatu warna tertentu adalah lambang dukungan pemakainya terhadap suatu gerakan sosial tertentu, misalnya dukungan kepada usaha penyembuhan penyakit kanker, lalu muncul beraneka ragam jenis gelang lainnya. Ada yang adalah gratisan dari produk, ada yang bertulisan lucu-lucu dan lain sebagainya.

Dari bermacam-macam warna gelang tersebut, yang saya sempat miliki ada tiga. Pertama, yang warna merah, bertuliskan “Solidaritas Kebersamaan“; gelang ini dibuat oleh teman-teman dari Tunas Cendikia, yang hasil penjualannya sepenuhnya disumbangkan untuk kepentingan pendidikan. Kedua, yang warna kuning, dengan tulisan “Livestrong”, yang dibuat oleh Lance Armstrong dan rekan-rekannya untuk menggalang dana sebagai dukungan bagi orang-orang yang terkena Kanker. Yang ketiga adalah yang berwarna putih, dan bertuliskan “Make Poverty History” yang memperjuangkan minimalisasi kesenjangan kesejahteraan antara negara-negara kaya dan negara-negara miskin di muka bumi.

Mari kita kembali lagi ke topik utama, yaitu Power Balance. Apa sebenarnya Power Balance?

Baca Lebih Lanjut »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.