Serius.
Ini adalah pengalaman nonton pertunjukan tari yang berbeda.
Setelah gong berbunyi tiga kali, para penonton bergegas masuk ke ruangan pertunjukan. Di dalam ruangan pertunjukan yang kurang lebih luasnya 15 meter X 40 meter tampak satu panggung pengaturan tata cahaya dan tata suara. Selain itu tampak dua ‘sangkar’ kain yang tergantung; selain itu tak tampak satu kursi pun.
Penonton masuk. Kemudian seorang perempuan yang tampaknya adalah konseptor pertunjukan tersebut maju ke tengah dan memberi kata pengantar mengenai pertunjukan tersebut. Dalam pertunjukan kali ini, Angela Liong, sebagai sang konseptor mengungkapkan bahwa ia meniadakan batas antara penonton dan penampil dengan tidak menyediakan kursi untuk penonton dan panggung untuk penampil. Keduanya setara. Ia juga mempersilahkan penonton untuk mengambil tempat di mana saja, tidak berkerumun di sisi gedung dengan “membiarkan” sisi tengah untuk penampil. Penonton dipersilahkan duduk atau berdiri di titik manapun. Karena kemudian katanya penari akan menyesuaikan ruang geraknya dengan posisi penonton tersebut.

Pertunjukan dimulai. …
