Lewati navigasi

Arsip Bulanan: April 2010

Sore itu sekitar jam empat. Sudut kantor dekat meja kerja saya dipenuhi oleh rekan-rekan kerja yang berkerumun di jendela. Kantor saya terletak di lantai tiga sebuah gedung di Jakarta Selatan. Mereka berkerumun seperti takjub akan sesuatu. Dan ternyata mereka sedang mengamati pelangi. Setengah lingkaran. Sangat jarang kita dapat temui. Saya jadi ikutan takjub oleh pelangi. Pelanginya indah sekali di sisi timur jakarta. Sementara itu di sisi barat Jakarta, langit mendung kelabu seperti mengalah dengan awan jingga menemani matahari yang akan pulang beristirahat waktu Maghrib. Yang biasanya hanya kita lihat di kalender terbitan bank-bank terkemuka atau majalah-majalah wisata dan ilmu pengetahuan alam. Benar-benar pemandangan langit yang tidak biasa. Indah sekali.

Sore itu sekitar jam empat. Hujan baru saja reda. Langitnya masih terang. Saat yang sempurna untuk pelangi menampakkan dirinya. Rekan-rekan kerja menghadap jendela sembil mencoba mengambil pemandangan indah tersebut dengan fasilitas kamera dari ponsel genggam masing-masing. Yang punya kamera SLR dapat dengan lebih leluasa mengatur ukuran tangkapan cahaya kamera supaya gambar yang tertangkap lebih sempurna.

Mengamati dua fenomena alam yang sedap dipandang sore itu, saya jadi ingat dua buah lagu sekaligus. “Ku lihat pelangi, di pagi sore hari.” yang digubah Koes Plus dan kembali dipopulerkan oleh Netral. “With tangerine trees and marmalade skies”, tembang giting karya The Beatles. Ah, mereka memang bisa-bisanya bikin lagu bagus. Saya juga jadi ingat “Sepotong Senja untuk Pacarku” karya Seno Gumira Ajidarma. Ah, dia emang bisa-bisanya bikin cerpen bagus.

Baca Lebih Lanjut »

(Baca versi Bahasa Indonesia)

For most people 311 is just a number. Before 310 and after 312. But for some others, 311 is a spirit of life and brotherhood. 311 is a band of brothers who makes music with a mix of rock, rap, funk, and reggae. Became popular among rock connoisseurs in the mid-’90s era at the time universe was dominated by hip-metal and post-grunge. 311 is all mixed up. Is how to come original. Is amber. 311 is a beautiful disaster. In year 2010, 311 has been in its 22 years of togetherness. If the Indonesians consider March 11 as the Supersemar day that brought New Order in Indonesia, 311 people own the same date as the 311th Day; a day dedicated by 311 to its fans.

Loco!

I do love rock music. However, I can not point out a single band that I really-really idolize. But, in one night; I had a dream. A dream in which 311, Nick Hexum, SA, Tim Mahoney, Chad Sexton, and Pnut play at my high school basketball court. They jam in the basketball field, with no stage, surrounded by some people doing lay-out to the ring. The band left a footmark impression in my subconscious.

In the final half of 2009, Adrie Subono on Twitter revealed that an agent offered him 311 and Jane’s Addiction for a gig in Indonesia. At that time, @AdrieSubono has been very active in communicating with the music loving public in Twitter. He did it to the get feedback on potential artists to invite in Indonesia. It seems that the public preferred 311 more than Jane’s Addiction. Negotiations done, 311 scheduled to be in Jakarta March 30, 2010. # 311toindonesia is a step closer to reality.

Uncalm!

Baca Lebih Lanjut »

(Read the English version)

Bagi sebagian orang 311 hanyalah sebuah angka. Sebelum 310 dan setelah 312. Tapi bagi sebagian yang lain, 311 adalah sebuah semangat hidup dan persaudaraan. 311 adalah sebuah band of brothers yang bermusik dengan campuran rock, rap, funk, dan reggae. Mulai populer di kalangan penikmat rock dunia pada pertengahan era 90-an saat jagat sedang dikuasai oleh hip-metal dan post-grunge. 311 adalah all mixed up. Adalah come original. Adalah amber. 311 adalah beautiful disaster. Sampai dengan tahun 2010, 311 telah berdiri 22 tahun bersama-sama. Jika warga Indonesia menganggap 11 Maret adalah hari Supersemar, warga 311 mengganggap tanggal yang sama sebagai 311 Day. Suatu hari yang dipersembahkan 311 untuk penggemarnya.

Loco!

Saya senang musik rock. Namun saya tidak dapat menunjuk sebuah band yang benar-benar saya idolakan. Namun pada suatu malam saya mendapatkan sebuah mimpi di mana 311; Nick Hexum, S.A., Tim Mahoney, Chad Sexton, dan Pnut bermain di lapangan bola basket sekolah saya. Mereka bermain di lapangan, tanpa panggung dan di sekitarnya beberapa orang melakukan lay-out ke arah ring. Band ini meninggalkan kesan dalam alam bawah sadar saya.

Pada paro akhir 2009, Adrie Subono lewat Twitter mengungkapkan bahwa agen artis Amerika menawarkan 311 dan Jane’s Addiction untuk manggung di Indonesia. Saat itu, @AdrieSubono sudah sangat aktif berkomunikasi dengan publik penikmat musik lewat Twitter untuk cek ombak artis yang akan diundang ke Indonesia, dan animo lewat Twitter itu menjadi pedomannya dalam mengontrak artis. Karena lebih banyak publik yang mengharapkan 311 dibandingkan Jane’s Addiction untuk ke Indonesia. Nego punya nego, 311 dijadwalkan hadir di Jakarta 30 Maret 2010. #311toindonesia mendekati kenyataan.

Uncalm!

Baca Lebih Lanjut »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.